<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jsxpro.Com</title>
	<atom:link href="http://www.jsxpro.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jsxpro.com</link>
	<description>Situs Belajar Saham dan Analisa Teknikal</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 May 2012 23:01:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.1</generator>
		<item>
		<title>Kapan Cut Loss ?</title>
		<link>http://www.jsxpro.com/cut-loss/</link>
		<comments>http://www.jsxpro.com/cut-loss/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jun 2011 12:25:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tommy Yu</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jsxpro.com/?p=3402</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan ini adalah yang paling sering ditanyakan oleh para member maupun rekan-rekan traders yang saya kenal kepada saya. Saya akan coba jawab melalui artikel ini. Why Cut Loss diperlukan ? Cut Loss itu adalah pengaman yang akan menyelamatkan capital kita dari kehancuran bila market sedang tidak bersahabat. Seperti kita ketahui, bahwa kita tidak bisa memprediksi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan ini adalah yang paling sering ditanyakan oleh para member maupun rekan-rekan traders yang saya kenal kepada saya. Saya akan coba jawab melalui artikel ini.</p>
<p><strong>Why Cut Loss diperlukan ?</strong><br />
Cut Loss itu adalah pengaman yang akan menyelamatkan capital kita dari kehancuran bila market sedang tidak bersahabat.<br />
Seperti kita ketahui, bahwa kita tidak bisa memprediksi market, dan kadang ketika terlihat market sedang tenang tiba-tiba market berbalik arah dan dengan parahnya turun (baca: guyuran) sehingga menggerus profit kita bahkan capital kita.</p>
<div id="attachment_3403" class="wp-caption alignleft" style="width: 400px"><img class="size-full wp-image-3403 " title="High wire act" src="http://www.jsxpro.com/wp-content/uploads/2011/06/screen514.jpg" alt="High wire act" width="390" height="274" /><p class="wp-caption-text">High wire act</p></div>
<p>Cut loss itu ibarat jaring pengaman pada atraksi berjalan pada seutas tali.  Ada satu cerita tentang seorang pemain professional bisa melakukan  atraksi tersebut dengan berkali-kali sukses tanpa jatuh, dengan menggunakan jaring pengaman.<br />
Saking percaya dirinya dia, maka suatu saat, dia melepas jaring pengaman tersebut, dan pada saat itu pula dia jatuh, dan kakinya cacat seumur hidup sehingga harus diamputasi, maka habislah karir profesionalnya, dan dia berhenti dari profesinya.</p>
<p>Banyak dari traders yang tanpa cutloss berhasil mencetak profit, dan mereka begitu yakin bahwa tanpa cutloss mereka masih bisa make profit, sampai suatu saat market bergerak berlawanan dan menggerus profit bahkan capitalnya sampai habis, sehingga dia tidak bisa trading lagi, karena tidak ada modal lagi utk trading.</p>
<p><strong>Bagaimana Menentukan Cut Loss level ?</strong><br />
Cut loss level ditentukan biasa bila suatu support / garis trend dipatahkan atau di tembus.<br />
Kenapa demikian ? Karena prinsip dari support &amp; resisten adalah bila garis support ditembus, maka support tersebut akan menjadi resisten dan sebaliknya, dan kecenderungan bila suatu support ditembus dg solid, maka harga akan cenderung untuk semakin melemah kebawah sampai dia mencari support berikutnya.<br />
Berikut adalah chart INCO yang yang ditembus pada tanggal 3 June 2011:</p>
<div id="attachment_3404" class="wp-caption alignright" style="width: 466px"><img class="size-full wp-image-3404" title="INCO Breakdown" src="http://www.jsxpro.com/wp-content/uploads/2011/06/screen516.jpg" alt="INCO Breakdown" width="456" height="320" /><p class="wp-caption-text">INCO Breakdown</p></div>
<p>INCO pada tanggal 31 May 2011 closing pas di garis supportnya. Hal ini kita bisa siap-siap untuk Cutloss (CL) dan dilanjutkan dg 2 candle berikutnya yang semakin memburuk. Traders yang jeli harusnya sudah exit dari posisi atau paling tidak mengurangi posisi bila hal seperti ini terjadi, sambil menunggu konfirmasi.<br />
Konfirmasi breakdown terjadi pada tanggal 6 June 2011, dimana traders harus exit seluruhnya. Kadang bila exit ketika penembusan confirm sudah telat, karena harga sudah meluncur cukup dalam. Maka teknik yang biasa saya terapkan bisa dengan menggunakan exit 1/2 nya  bila belum confirm, dan 1/2 sisanya bila telah confirm ditembus.</p>
<p>atau bisa juga dengan menggunakan line chart untuk menggambar grafik seperti dibawah ini</p>
<p>Saya coba gambarkan INCO dari sudut pandang berbeda</p>
<div id="attachment_3405" class="wp-caption alignleft" style="width: 520px"><img class="size-full wp-image-3405" title="Line chart INCO" src="http://www.jsxpro.com/wp-content/uploads/2011/06/screen517.jpg" alt="Line chart INCO" width="510" height="327" /><p class="wp-caption-text">Line chart INCO</p></div>
<p>Bila kita gambar dg line chart, dapat dilihat pada gambar disamping bahwa confirm penembusan terjadi pada 31 May, lebih awal dan kita bisa exit sebelum harga meluncur jauh kebawah.</p>
<p>Garis biru itu adalah support yg digambar dg menggunakan line chart, dan garis merah adalah support yg biasa kita gambar dg candlechart. <img src='http://www.jsxpro.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kapan kita Cut Loss ?</strong><br />
Pertanyaan berikutnya adalah kapan kita harus cut loss ? Pada saat intraday level support ditembus ? atau pada saat menjelang closing ?<br />
Bagaimana bila harga menjelang closing sudah turun terlalu dalam ?<br />
Ini adalah pertanyaan sangat klasik yang paling sering ditanyakan oleh rekan-rekan traders.<br />
Cut loss dilakukan idealnya bila suatu candle ditutup dibawah atau menembus kebawah level support yang ditentukan (1-2 tick kebawah). Jadi idealnya keputusan cut loss dilakukan menjelang tutup bursa, sekitar 10-15 menit sebelum tutup bursa (pk 15.45-16.00 WIB) Biasanya pada jam tersebut candle akan terbentuk hampir sempurna.</p>
<p>Atau bisa juga CL dilakukan pada intraday tidak perlu menunggu harga tutup, bila harga Average saham tersebut turun terus dan berada dibawah level cut loss yang ditentukan (1-2 tick kebawah). Harga average biasa disebut dengan VWAP &#8211; Harga tertimbang rata-rata.<br />
Anda bisa lihat di Etrading HOTS pada menu [0001] Stock Price:</p>
<p><div id="attachment_3406" class="wp-caption alignnone" style="width: 420px"><img class="size-full wp-image-3406 " title="Harga Avg" src="http://www.jsxpro.com/wp-content/uploads/2011/06/screen518.jpg" alt="Harga Avg" width="410" height="207" /><p class="wp-caption-text">Harga Avg</p></div><br />
Lihat pada harga AVG yaitu 4678.99  ( ini harga avg closing pada tgl 7 June 2011)</p>
<p>Mengambil keputusan cut loss memang selalu tidak mudah, selain menyangkut hilangnya (loss) capital kita, juga kadang menyangkut emosi dan &#8220;harga diri&#8221; bahwa pilihan saham yang kita beli tidak sesuai harapan. Mengakui diri kita salah ini kadang lebih berat daripada kehilangan uang itu sendiri <img src='http://www.jsxpro.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Teknik Tingkat Lanjut</strong><br />
Ada teknik yang saya biasa gunakan yaitu dengan menggunakan avg down ketika harga jatuh menembus support yang ditentukan sebelumnya.<br />
Saya biasa mencari level support dibawah nya lagi, dan bila jarak tidak terlalu jauh, maka saya akan tunggu sampai saham tersebut sampai pada level support dibawah nya. Saya average down ketika saham tersebut memantul dari supportnya. Saham biasa akan mengalami technical rebound bila harga jatuh sudah terlalu dalam.<br />
Nah pada saat rebound ini kita avg down.</p>
<p>Bila saham trendnya turun, maka rebound nya tidak akan kuat dan akan kembali meluncur turun, nah pada saat ini saya akan CL. Kerugian yang saya alami diawal dapat diminimalkan dg cara ini, atau bahkan cuma balik modal saja (BEP).</p>
<p>Bila saham yang trendnya naik, maka rebound biasa akan berlanjut dengan reversal dan confirm harga akan menguat terus, dan disini kita bisa hold terus sampai mencetak profit.<br />
Ingat ya.. ini sangat highly technical, dan butuh latihan untuk bisa melakukan dengan sempurna.</p>
<p>Akhir kata semoga artikel ini dapat menjawab pertanyaan para traders dalam mengambil keputusan cut loss.<br />
Demikian sharing dari saya, semoga berguna bagi kita semua</p>
<p>Salam Cuan selalu<br />
Tommy Yu<br />
Jsxpro.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jsxpro.com/cut-loss/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perlukah Saya Mendiversifikasi Account Trading ?</title>
		<link>http://www.jsxpro.com/perlukah-saya-mendiversifikasi-account-trading/</link>
		<comments>http://www.jsxpro.com/perlukah-saya-mendiversifikasi-account-trading/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 13:17:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tommy Yu</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[buka account trading]]></category>
		<category><![CDATA[etrading]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<category><![CDATA[securities]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jsxpro.com/?p=2570</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini saya tulis untuk memberikan informasi kepada kita tentang pentingnya mendiversifikasi account trading kita. Seperti ada pepatah investasi yang mengatakan &#8220;Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang&#8221; adalah benar sekali adanya. Bukan hanya investasi yang perlu di diversifikasi, tetapi juga trading account anda perlu untuk diversifikasi. Kenapa ? 1. Meminimalkan Resiko Ingatkah anda pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Featured Image" src="http://www.jsxpro.com/stockimages/featured1.jpg" alt="" width="620" height="320" />Artikel ini saya tulis untuk memberikan informasi kepada kita tentang pentingnya mendiversifikasi account trading kita. Seperti ada pepatah investasi yang mengatakan <em>&#8220;Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang&#8221;</em> adalah benar sekali adanya. Bukan hanya investasi yang perlu di diversifikasi, tetapi juga trading account anda perlu untuk diversifikasi. Kenapa ?<br />
<strong>1. Meminimalkan Resiko</strong></p>
<p><img class="alignright" src="http://www.jsxpro.com/wp-content/uploads/2011/02/JsxPro298.jpg" alt="" width="179" height="178" /></p>
<p>Ingatkah anda pada kasus Sarijaya Sekuritas yang cukup menghebohkan ? Tahukah anda bahwa pada saat itu banyak sekali uang nasabah yang dalam bentuk CASH (tidak dalam bentuk saham) lenyap tak tentu rimbanya ?</p>
<p>Siapa yang menyangka sekuritas sekelas Sarijaya saat itu bisa kena kasus dan saat ini juga tak jelas penyelesaiannya uang nasabah seperti apa. Dengan membuka paling tidak 2 account trading, anda akan meminimalkan resiko yang ada, atau paling tidak bila sampai kasus Sarijaya terulang kembali (TOUCH WORD, Jangan sampai terjadi !!) maka dana anda tidak semuanya akan hilang, karena ada tersimpan juga di account trading lainnya. Maksud saya dana yang possible untuk hilang adalah dana dalam bentuk cash, karena bila dalam bentuk saham, ada KSEI yang akan menjadi custodian untuk saham yang kita miliki.<br />
<span id="more-2570"></span><br />
<strong>2. Diversifikasi Investasi dan Trading<br />
</strong></p>
<p><img class="size-thumbnail wp-image-2572 alignleft" src="http://www.jsxpro.com/wp-content/uploads/2011/02/JsxPro299-150x102.jpg" alt="" width="150" height="102" /></p>
<p>Ada baiknya kita memiliki 2 tujuan dalam berinvestasi, dimana kita berinvestasi jangka panjang, dan juga untuk trading jangka pendek. Nah bila anda memiliki satu account saja, seringkali kita mencampur adukkan antara investasi jangka panjang dengan trading jangka pendek. Saya rekomendasikan anda untuk dapat membagi menjadi 2 account trading dimana satu account anda taruh dana untuk investasi jangka panjang, dan satunya lagi untuk trading.</p>
<p>Pertanyaan selanjutnya adalah<strong> &#8220;Sekuritas mana yang bagus dan aman ?&#8221;</strong><br />
Dalam hal pemilihan sekuritas, saya menyarankan sebagai berikut:<br />
<strong><br />
Account Investasi</strong><br />
Pilihlah sekuritas pelat merah, dimana kecil kemungkinan sekuritas ini &#8220;kabur&#8221; sepeti Sarijaya. Faktor keamanan adalah yang utama disini. Fitur seperti Online Trading Software yang mumpuni tidak terlalu diperlukan disini, walaupun bila sekuritas tersebut telah memilikinya merupakan hal yang baik, karena kita dapat eksekusi tanpa harus menggunakan broker lagi dan biasanya fee yang ditawarkan juga kompetitif.</p>
<p>Beberapa pilihan seperti eSmart dari BNI, D-One dari Danareksa merupakan pilihan yang baik yang memiliki reputasi yang terkenal.</p>
<p><strong>Account Trading</strong><br />
<img class="alignleft size-full wp-image-2573" src="http://www.jsxpro.com/wp-content/uploads/2011/02/JsxPro300.jpg" alt="" width="390" height="124" />Pilihlah sekuritas yang memiliki fasilitas Online Trading Software yang mumpuni, selain faktor keamanan dan Fee yang kompetitif.<br />
Mengenai aplikasi OLT, saya merekomendasi Etrading (HOTS) dan IndoPremiere (IPOT) karena keduanya memiliki aplikasi yang baik dan akan sangat memudahkan kita ketika bertransaksi. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan TETAPI, satu kelebihan HOTS yang tidak dimiliki oleh IPOT adalah kemampuan untuk mengeksekusi Automatic Order sehingga kita bisa set level-level cut loss dan trailing stop, dan order ini akan diexecute otomatis oleh sistem, sehingga ini sangat membantu kita untuk trading. (THIS IS SUPERB !!)<br />
Kelebihan lainnya adalah fee trading beli/jual yang sangat kompetitif. Setahu saya nothing beats fee nya dari ETrading. <img src='http://www.jsxpro.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Faktor fee ini menjadi penting karena sebagai trader anda akan sering bertransaksi nantinya dan akumulasi dari fee ini bila anda hitung jumlahnya cukup signifikan.<br />
Hal lainnya adalah HOTS bersifat multiplatform, anda dapat jalankan di PC, Android, BB, IPhone dll, dan tampilan grafiknya hehe&#8230; nothing beats it. Cakep sekali. (berikut contoh linknya <a href="http://www.iappfind.com/app/406462570" target="_blank">http://www.iappfind.com/app/406462570</a>)</p>
<p>Bila anda tertarik untuk membuka account etrading melalui JsxPro,</p>
<p>Saya akan membantu anda dalam membuka account dan anda dapat berkonsultasi langsung tentang cara penggunaannya,<br />
Anda dapat klik link dibawah ini untuk informasi selanjutnya.<br />
<a href="../etrading"><strong>BUKA ACCOUNT SEKARANG !!</strong></a><br />
Salam Cuan,</p>
<p>Tommy Yu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jsxpro.com/perlukah-saya-mendiversifikasi-account-trading/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Amibroker vs Metastock</title>
		<link>http://www.jsxpro.com/amibroker-vs-metastock-comparison/</link>
		<comments>http://www.jsxpro.com/amibroker-vs-metastock-comparison/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Jan 2011 13:19:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tommy Yu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Amibroker]]></category>
		<category><![CDATA[Metastock]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jsxpro.com/?p=2200</guid>
		<description><![CDATA[Banyak dari traders dan investor yang menanyakan ke saya tentang perbandingan dari Amibroker dan Metastock. Berikut ini saya mencoba menulis perbandingannya. Memang perbandingan ini bersifat sangat subjektif karena berasal dari sudut pandang saya semata, dan bukan merupakan hasil survey atau pooling, tetapi paling tidak ini dapat memberikan gambaran mengenai perbedaan keduanya. Saya coba memberi rating [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak dari traders dan investor yang menanyakan ke saya tentang perbandingan dari Amibroker dan Metastock. Berikut ini saya mencoba menulis perbandingannya. Memang perbandingan ini bersifat sangat subjektif karena berasal dari sudut pandang saya semata, dan bukan merupakan hasil survey atau pooling, tetapi paling tidak ini dapat memberikan gambaran mengenai perbedaan keduanya. Saya coba memberi rating 1 s/d 5, Rating 1 memiliki nilai terendah, dan 5 tertinggi.<br />
<span id="more-2200"></span><br />
Berikut adalah tabel summary dari comparison kedua software chart tersebut:<br />
<div id="attachment_2201" class="wp-caption alignnone" style="width: 580px"><a href="http://www.jsxpro.com/wp-content/uploads/2011/01/ami-vs-meta.jpg"><img class="size-full wp-image-2201" title="Amibroker Vs Metastock Comparison" src="http://www.jsxpro.com/wp-content/uploads/2011/01/ami-vs-meta.jpg" alt="Amibroker Vs Metastock Comparison" width="570" height="382" /></a><p class="wp-caption-text">Amibroker Vs Metastock Comparison</p></div></p>
<p>Saya akan membahas satu persatu<br />
<strong>1. Penggunaan Dasar</strong><br />
Yang saya maksud dengan penggunaan dasar adalah kemudahan dari user untuk mengoperasikan seperti apply indikator ke chart, mengubah parameter, mengubah warna chart, mendownload data, dll. Keduanya dapat dioperasikan dengan mudah.</p>
<p><strong>2. Kenyamanan Pengoperasian</strong><br />
Tetapi ketika masuk area kenyamanan dalam menggunakan tools, copy-paste garis trendline, memasukkan komentar ke chart, mengubah text font, dll. Metastock lebih unggul dengan kenyamanan yang tidak bisa diberikan oleh Amibroker.</p>
<p><strong>3. Kemudahan Penggunaan Formula</strong><br />
Dalam hal penggunaan Formula Languange atau coding untuk membuat trading sistem atau trading strategy, atau sekedar untuk bereksperimen dengan membuat rule buy/sell sederhana, Metastock jauh lebih mudah dibanding dengan Amibroker.<br />
Bagi anda yang awam dengan programming, disarankan untuk menggunakan Metastok karena akan mengurangi waktu belajar anda untuk coding <img src='http://www.jsxpro.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  dan akan jauh lebih efektif hasilnya.<br />
Bagi anda yang familiar dan memiliki background programming, maka Amibroker dapat menjadi alternatif yang cukup menarik, karena dapat di program dengan tingkat customization yang tinggi &#8211; artinya dapat di oprek-oprek sesuka hati anda.</p>
<p><strong>4. Kelengkapan Indikator Standar</strong><br />
Metastock memiliki indikator standar yang lebih lengkap dibanding Amibroker, walaupun nantinya anda dapat mencarinya di internet untuk ditambahkan indikatornya. Indikator terkenal seperti Darvas, Profitunity Bill Williams telah tersedia built in di Metastock ver 11.</p>
<p><strong>5. Kelengkapan Tools &#038; Studies</strong><br />
Keduanya dilengkapi dengan tools dan studies basic seperti garis trendline, garis horizontal / vertical, Rectangle, Triangle, Fibonacci Retracement, tetapi untuk tools yang beyond basic seperti Gann Grid, Cycle Line, Probability Cone, Speed Resistance Line, hal ini dimiliki oleh MS dan tidak dimiliki oleh Amibroker. (walaupun memang tools yang beyond basic ini jarang sekali digunakan <img src='http://www.jsxpro.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p><strong>6. Standard Exploration</strong><br />
Sama halnya dengan indikator dan tools, MS memiliki built in Exploration yang cukup powerfull, yang anda langsung dapat gunakan untuk scanning saham-saham pilihan anda. Exploration seperti Bill Williams, Bull Bear Power, RMO, Darvas, dll.<br />
Amibroker tidak menyediakan exploration standard, tetapi anda harus mencarinya di internet.</p>
<p><strong>7. Standard Commentaries</strong><br />
Sama halnya dengan Exploration, MS memiliki built in Commentaries yang powerfull, yang langsung dapat memberikan commentaries di saham-saham pilihan anda.<br />
Amibroker tidak menyediakan commentaries standard, tetapi anda harus mencarinya di internet.</p>
<p><strong>8. Grafik Chart</strong><br />
Nah ini salah satu keunggulan dari Amibroker, kalau kita perhatikan, Amibroker memiliki tampilan chart yang lebih cantik dibanding dengan Metastock, sedangkan Metastock memiliki tampilan yang kaku dan warnanya kurang menarik.</p>
<p><strong>9. Vendor Support</strong><br />
Amibroker merupakan European Based company, dan dibuat oleh software engineers yang cukup handal. Amibroker sendiri memiliki support yang baik tetapi lebih merupakan small group of person yang bekerja bersama membuat software charting.<br />
<a href="http://amibroker.com/about.html">Visit About Page dari Amibroker</a><br />
Metastock dibuat oleh Equis, anak perusahaan dari Thomson Reuters, a US-Based company yang bergerak di di bidang financial services. Bila dilihat dari sisi dukungan vendor, dari sisi Manual, Material Training, Webinar, dll. Metastock jauh lebih unggul.<br />
<a href="http://www.equis.com/company/about/background.aspx">Visit About Page dari Equis</a></p>
<p><strong>10 -11. Manual Book, Video Demo, Training Material.</strong><br />
Amibroker memiliki page material training yang cukup lengkap, tetapi tidak selengkap Metastock.<br />
Anda dapat membandingkan antara keduanya disini, <a href="http://amibroker.com/support.html">Amibroker Support Page</a>, dan <a href="http://www.equis.com/customer/training/outline.aspx?c=1">Metastock Online Training</a></p>
<p><strong>12. Harga Produk</strong><br />
Amibroker di release dalam 2 type<br />
1. Amibroker Standard  (End Of Day) = US $ 199 (Rp. 1,85 juta)<br />
2. Amibroker Professional (Real Time) = US $ 279 (Rp. 2,56 juta)</p>
<p>Metastock di release dalam 2 type<br />
1. Metastock Standard (End of Day) = US $ 449 (Rp. 4,15 juta)<br />
2. Metastock Professional (Realtime) = US $ 1295 (Rp. 11,9 juta)<br />
(harga diatas menggunakan kurs USD/IDR = Rp. 9200<br />
Dalam hal pricing, Amibroker memang jauh lebih kompetitif dibanding dengan Metastock.</p>
<p><strong>13. Harga Realtime Datafeed</strong><br />
Harga berlangganan Datafeed Amibroker / bulan = Rp. 250 ribu<br />
Melalui Integrity sebagai penyedia jasa datafeed.</p>
<p>Harga berlangganan Datafeed Metastock / bulan = US $ 135 (Rp. 1,25 juta)<br />
Melalui <a href="http://www.equis.com/products/realtime/quotecenter/?overview">QuoteCenter</a></p>
<p><strong>14. Harga EOD Data</strong><br />
Amibroker = FREE<br />
Dengan menggunakan Amiquote dimana symbol (ticker) data saham-saham di JSX di ambil dari YahooFinance<br />
Data dapat diupdate setiap 1 menit selama market berjalan, data ini hanya dapat dilihat dengan menggunakan timeframe chart daily, sedangkan untuk chart hourly, atau menit, atau per tick, harus berlangganan data Realtime.<br />
Data yang diambil dari Yahoo Finance adalah data Open, High, Low, Close, dan Volume.</p>
<p>Metastock = FREE<br />
Dengan mendownload manual dari website yang tersedia seperti JsxPro, atau penyedia website lainnya.<br />
Khusus untuk data dari JsxPro, data Midday EOD dapat di download setiap 1 jam.<br />
Sebagai informasi, JsxPro sedang mengembangkan suatu aplikasi untuk memudahkan proses import data ke Metastock sehingga nantinya tidak diperlukan lagi download secara manual, yang juga akan mengupdate data EOD Metastock setiap 1 menit.</p>
<p><font size="4"> <strong>KESIMPULAN</strong> </font><br />
Dari comparison diatas, saya coba merekomendasikan sebagai berikut :<br />
Secara Overall score dimenangkan oleh METASTOCK dengan score 61, sedangkan Amibroker dengan score 51.<br />
Menurut saya, faktor penentu pemilihan software charting paling mendasar adalalah masalah HARGA dan TIMEFRAME TRADING anda.<br />
Nah dibawah ini saya coba simpulkan rekomendasi pemilihan berdasarkan dari kedua kriteria tersebut diatas.</p>
<p>Rekomendasi saya tentang pilihan produk berdasarkan urutan dari most ke least preferable adalah sebagai berikut:<br />
<em><strong>1. METASTOCK END OF DAY</strong></em><br />
- Bila perbedaan harga sebesar 1,5 juta bukan merupakan masalah bagi anda. (bila dibandingkan dengan Ami Pro)<br />
- Bila anda tidak membutuhkan data realtime.<br />
Klik <a href="http://www.jsxpro.com/tools/metastock/eod">ORDER METASTOCK EOD</a> untuk membeli.</p>
<p><em><strong>2. AMIBROKER PROFESSIONAL (REALTIME)</strong></em><br />
- Bila Metastock Pro (Realtime) terlalu mahal buat anda.<br />
- Bila anda adalah seorang &#8220;intraday trader&#8221; dan data realtime merupakan suatu keharusan<br />
- Bila anda bersedia mengeluarkan biaya berlangganan sebesar Rp. 250 ribu tiap bulannya untuk datafeed<br />
- Bila anda adalah swing trader, dan tidak membutuhkan data realtime, tetapi perbedaan harga 700-800 ribu bila dibandingkan Amibroker Standar bukan merupakan masalah bagi anda.<br />
Klik <a href="http://www.jsxpro.com/tools/amibroker">ORDER AMIBROKER PRO</a> untuk membeli.</p>
<p><em><strong>3. AMIBROKER STANDARD (EOD)</strong></em><br />
- Bila anda sangat concern terhadap budget.<br />
- Bila anda tidak membutuhkan data realtime.<br />
Klik <a href="http://www.jsxpro.com/tools/amibroker">ORDER AMIBROKER STANDARD</a> untuk membeli.</p>
<p><em><strong>4. METASTOCK PROFESSIONAL (REALTIME)</strong></em><br />
- Bila biaya Rp. 12 juta bukan merupakan masalah bagi anda.<br />
- Bila anda adalah seorang &#8220;intraday trader&#8221; dan data realtime merupakan suatu keharusan<br />
- Bila anda bersedia mengeluarkan biaya berlangganan sebesar Rp. 1,25 juta setiap bulannya untuk datafeed</p>
<p>Demikian kesimpulan dan ringkasan posting ini dari saya semoga apa yang saya sampaikan ini dapat membuat kita semakin mudah memilih dalam membeli software charting apa yang cocok bagi kita.</p>
<p>Salam Cuan dan Sukses buat kita semua !!<br />
Saya Tommy Yu dari JsxPro.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jsxpro.com/amibroker-vs-metastock-comparison/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Update JCSS v.1.4.3 is now available</title>
		<link>http://www.jsxpro.com/update-jcss-v143/</link>
		<comments>http://www.jsxpro.com/update-jcss-v143/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Jan 2011 08:33:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tommy Yu</dc:creator>
				<category><![CDATA[JCSS - Amibroker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jsxpro.com/?p=2042</guid>
		<description><![CDATA[Saya telah mengupdate JCSS v.1.4.3 dapat diunduh di download area Beberapa hal yang perlu diperhatikan bahwa utk menjalankan update ini anda harus menginstall JCSS standar dahulu (versi 1.4.2) dan setelahnya update v.1.4.3 dapat dilakukan. Beberapa perubahan pada Update versi 1.4.3 kali ini adalah sbb: 1. Ditambahkannya Signal Sell On Strength (SOS) pada chart berupa DOT [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya telah mengupdate <a href="http://www.jsxpro.com/dl/jcssupgrade">JCSS v.1.4.3</a> dapat diunduh di download area </p>
<p>Beberapa hal yang perlu diperhatikan bahwa utk menjalankan update ini anda harus menginstall JCSS standar dahulu (versi 1.4.2) dan setelahnya update v.1.4.3 dapat dilakukan.</p>
<p>Beberapa perubahan pada Update versi 1.4.3 kali ini adalah sbb:<br />
1. Ditambahkannya Signal Sell On Strength (SOS) pada chart berupa DOT warna merah<br />
<div id="attachment_2043" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.jsxpro.com/wp-content/uploads/2011/01/JsxPro76.jpg"><img src="http://www.jsxpro.com/wp-content/uploads/2011/01/JsxPro76-300x179.jpg" alt="JCSS v.1.4.3" title="JCSS v.1.4.3" width="300" height="179" class="size-medium wp-image-2043" /></a><p class="wp-caption-text">JCSS v.1.4.3</p></div> Gambar tersebut adalah PTBA dg tambahan signal Sell on Strength berupa dot diatas candle.<br />
Signal ini akan muncul bila harga telah mencapai top channel dan terdeteksi pembalikan harga.</p>
<p>2. Ditambahkannya kondisi Sell pada Exploration. Pada versi 1.4.3, Sell signal yang terbentuk akan masuk dalam exploration, seperti Sell on Strength (DOT MERAH) , Sell on Cutloss (BLACK TRIANGLE) , dan Sell on Reversal (RED TRIANGLE)</p>
<p><strong>Aplikasi Dalam Trading</strong><br />
Bila muncul signal dot merah (SOS) maka anda dapat mengambil posisi jual, dengan pilihan dapat dijual 1/2 dan sisanya dijual ketika trailing stop tertembus, atau dapat juga dijual seluruhnya untuk merealisasi profit.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jsxpro.com/update-jcss-v143/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Happy New Year 2011</title>
		<link>http://www.jsxpro.com/happy-new-year-2011/</link>
		<comments>http://www.jsxpro.com/happy-new-year-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Jan 2011 08:10:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tommy Yu</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jsxpro.com/?p=2038</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Happy New Year saya ucapkan kepada para rekan-rekan traders semuanya. Di tahun yang baru ini, saya ingin memulai dengan me-revamp tampilan dan link dari website JsxPro.Com supaya lebih terlihat compact, &#8220;clean&#8221; dengan struktur hirarki link yang lebih baik. Saya juga ingin menghidupkan kembali blog ini yang sempat terhenti. Semoga di tahun yang baru ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Featured Image 2" src="http://www.jsxpro.com/stockimages/featured1.jpg" alt="" width="620" height="320" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Happy New Year saya ucapkan kepada para rekan-rekan traders semuanya. Di tahun yang baru ini, saya ingin memulai dengan me-revamp tampilan dan link dari website JsxPro.Com supaya lebih terlihat compact, &#8220;clean&#8221; dengan struktur hirarki link yang lebih baik. Saya juga ingin menghidupkan kembali blog ini yang sempat terhenti.</p>
<p>Semoga di tahun yang baru ini kita dapat lebih meningkatkan trading skill dan menjadi traders/investors yang smarter dan tougher dibanding tahun-tahun sebelumnya.</p>
<p>JsxPro sendiri berkomitmen utk terus berinovasi menciptakan tools dan ide-ide yang baru dan segar utk membantu traders / investor dalam trading. Akhir kata, saya ucapkan sekali lagi Happy New Year 2011. God Bless and Good luck di tahun 2011 ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jsxpro.com/happy-new-year-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

