5.1 – JCSS Trading Rule (1)

Pengguna Amibroker dapat menggunakan tutorial ini yang meskipun disusun dengan menggunakan Metastock dalam penampilannya chartnya, tetapi konsep dasarnya sama persis dengan yang digunakan pada Amibroker.

Berikut adalah Step By Step Trading Rule dengan menggunakan JCSS:

Step 1: STOCK PICK
1.1 Gunakan Exploration untuk menentukan saham-saham mana yang layak untuk dibeli.
Sewaktu anda menjalankan Exploration, anda harus memilih saham-saham mana yang akan masuk dalam pilihan anda. Masukkan saham-saham pilihan anda dengan klik ADD SECURITIES.

Pilihlah saham-saham blue chip yang memiliki kapitalisasi pasar besar, saham LQ45, atau second liner yang likuid.
JCSS tidak dapat berjalan dengan baik pada saham-saham gorengan atau saham-saham yang terlalu volatile.

1.2 Setelah anda menjalankan Exploration, pilihlah saham yang memiliki BUY signal pada candle terakhir dengan minimum score 4 keatas.

1.3 Buka Chart masing-masing saham yang memberikan score minimum 4, dan lihat bentuk candle nya seperti apa.
Ada 2 jenis pola candle pada saham yang perlu dihindari yaitu sbb:

INKP - Slope Curam

INKP - Slope Curam

- Hindari saham yang sudut kemiringan turunnya sangat curam, hal ini menunjukkan tingkat bearish yang tinggi . Selain slope yang turun, anda perhatikan lebar dari channel nya relatif sempit, artinya tidak ada swing dalam saham ini, sehingga sangat kecil saham downtrend seperti ini dapat memberikan gain. Jangan sentuh saham-saham yang seperti ini.

DART - Volatilitas Tinggi - Gorengan

DART - Volatilitas Tinggi - Gorengan

- Hindari juga saham yang memiliki volatilitas sangat tinggi dan termasuk dalam kategori gorengan, saham yang memiliki chart seperti disamping ini tidak bisa dianalisa oleh analisa teknikal dan sangat beresiko. 

JCSS tidak akan bisa berfungsi dengan baik pada saham-saham seperti ini.

Memang potensi gain yang spektakuler anda bisa dapatkan bila bermain pada saham-saham seperti ini, tetapi sayanya potensi loss anda juga spektakuler.. :)

Jangan setuh saham saham seperti ini.

ACES - tidak liquid

ACES - tidak liquid

Jangan pula membeli saham yang tidak liquid seperti disamping ini, saham-saham seperti ini biasa susah di jual nantinya dan fraksi harga antara bid – offer terlalu tinggi.

1.4 Carilah Saham saham seperti dibawah ini

MNCN - Slope Naik & Swing Jelas

BBRI - Signal buy pada Downtrend Channel

Ini adalah contoh saham IDEAL yang bisa anda pilih, Saya beri contoh saham disamping ini adalah MNCN.
1. Slope Channel : Naik
2. Volatilitas : Kecil – Sedang
3. EMA 20 slope mengarah keatas.
4. Harga bergerak di dalam channel membentuk swing dari channel bawah menuju atas, dan balik lagi kebawah dan keatas.
5. Signal Buy Muncul di area dasar channel 

JCSS akan berfungsi dengan baik pada saham-saham seperti ini.
Memilih saham dengan type seperti ini relatif paling aman dibanding dengan tipe saham-saham yang lain.

BBRI - Signal buy pada Downtrend Channel

HEXA - Signal Buy Di luar Channel

Anda dapat pula mengambil posisi buy pada saham yang memiliki slope channel menurun seperti contoh BBRI disamping ini. Meskipun slope channel menurun yang menunjukkan downtrend, tetapi BBRI memiliki swing yang cukup baik, sehingga dapat memberikan potensi gain yang baik pula. Bandingkan dengan contoh gambar INKP diatas yang tidak memiliki swing (rentang pergerakan) yang baik.
HEXA - Signal Buy Di luar Channel[/caption]
Ada kalanya saham mengalami tekanan luar biasa sehingga dalam keadaan downtrend (dilihat dari slope yg mengarah kebawah) harga menembus keluar channel seperti contoh saham HEXA disamping:
Anda dapat juga BUY pada jenis saham seperti ini, tapi perlu diingat, bahwa pemilihan ini beresiko, karena kita membeli saham pada kondisi downtrend yang sedang mengalami technical rebound.
Oleh sebab itu saya recommend utk pasang Initial Cut loss dan masuk bertahap.
Bila candle berikutnya setelah muncul signal buy dapat membentuk higher high dan higher low, maka anda dapat menambah average up untuk menambah posisi.

ASII - Buy signal diatas Mid Line

ASII - Buy signal diatas Mid Line

Bila suatu saham mengalami tekanan beli dan bullish dengan kuat maka signal buy akan muncul beberapa kali seperti contoh disamping ASII,
Anda dapat melakukan buy ketika signal dibawah MID LINEĀ  (garis merah) dan bila berada diatas mid line, Selama tidak melebihi 3% dari EMA20 maka anda masih boleh membeli. Bila telah melewati 3% dari EMA 20, maka tidak direkomen utk dibeli karena telah naik terlampau tinggi, dan potensi penurunan bisa saja sewaktu-waktu terjadi. 

Bila anda telah memiliki posisi, dapat pula melakukan avg up, ketika muncul signal buy.

<<< BACK: 4.2 – Trading With JCSS part 2 CONTINUE : 5.2 – JCSS Trading Rule part 2 >>>